Sumber Foto : Zury Muliandari

Tari tradisional merupakan hiburan tersendiri bagi masyarakat, selain menjadi hiburan nyatanya tari tradisional juga merupakan ciri khas dari suatu daerah. Namun semakin berkembangnya zaman tari tradisional mulai digantikan dengan bermunculan nya tari moderan yang berkembang di era modern saat ini.

Berikut 5 tari tradisional khas suku betawi

1.     Tari Nandak Ganjen

Tari nandak ganjen merupakan tari tradisional khas daerah yang berasal dari betawi, sesuai dengan namanya tari tradisional ini memiliki makna sebagai gambaran dari suka cita serta kebebasan kaum muda yang yang memasuki masa remaja menuju dewasa.

Tari nandak ganjen ini diciptkan oleh Entong Kisam pada tahun 2000, yang kemudian tarian ini dikenal sebagai tari tradisional khas suku betawi. Tarian ini identik dengan grakan tubuh yang gemulai dan kostum tari yang didominasi oleh warna kuning, hijau dan merah warna ini sangat menggambarkan kaum muda. Serta tak lupa juga hiasan pada daerah kepala yaitu berupa rambut dikonde dan dihiasi dengan sumpit emas sebagai penyempura busana tari nanduk ganjen.

Tari ngarojeng merupakan tari tradisional khas betawi yang dimana tarian ini biasa ditampilkan saat upacara pengantin, hal ini didasari oleh makna dari tari tersebut yaitu sebagai bentuk yang melambangkan perempuan betawi pada masa lampau yang mampu menjaga rumah tangga dan lingkungan nya.

Tari ini lahir dari inspirasi music gamelan yang dimainkan saat upacara pengantin dan pementasan wayang kulit betawi serta di tampilkan pertama kali pada tahun 1981 di festival tari sejawa dan bali.

Tari topeng betawi merupakan tari tradisional yang dikembang masyarakat betawi biasa nya pertunjukan tari ini dilakukan oleh kelompok atau komunitas betawi pinggiran. Tari ini memiliki makna sebagai gambaran kehidupan masyarakat yang di tampilkan melalui seni. Namun seiring dengan perkembangnya zaman tari ini kemudian ditampilkan dalam berbagai upacara, seperti upacara pernikahan, upacara khitanan serta festival – festival.

Hingga saat ini tari tradisonal topeng betawi memiliki beberapa kategori diantaranya adalah tari topeng cantik, tari topeng putri, tari topeng tunggal, tari topeng kembang lambang sari dan tari topeng sengget.

Tari ondel odel merupakan tari tradisional dari betawi dan sesuai dengan nama nya, tari ini terinspirasi dari boneka ondel ondel yang menjadi kesenia khas daerah betawi, namun dalam tari tradisional ondel ondel tidak menggunakan boneka ondel ondel sebagai property melainkan diganti dengan tampah kecil berhiaskan wajah khas ondel-ondel yang dibawa oleh setiap penari. Namun bisa juga menggunakan media lain seperti karton, dan ada juga yang tidak mengenakannya sama sekali.

Tari tradisional ondel ondel ini diartikan sebagai gambaran atas kegembiraan bagi para perempuan yang sedang menyelenggarakan pesta khitanan yang identic dengan boneka ondel ondel.

Tari sirih kuning merupakan tari tradisional yang melambangkan proses penyerahan sirih dari laki – laki terhadap mempelai wanita, tari ini biasanya ditampilkan saat pesta pernikahan atau sebagai taari yang ditampilkan saat penyambutan tamu. Kostum untuk tarian ini pun didominasi oleh warna warna cerah sesuai dengan makna dari tari terseut.

Ditulis oleh  Salsabill Fajriani Salim, Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadyah Uhamka.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *