Tantang Adrenalin lewat Olahraga Alam di Lembah Ngingrong



Foto : Hendro Ary Wibowo

Ada banyak destinasi wisata di Jogja dan rasanya tak pernah habis untuk di eksplor. Salah satunya di Jogja bagian Selatan alias Wonosari, Gunung Kidul. Rugi jika jauh-jauh ke Wonosari tapi hanya mengunjungi pantai padahal di sini tersimpan banyak situs wisata alam yang lain. Salah satunya adalah Lembah Ngingrong, wisata geosite yang menawarkan banyak olahraga alam.

Lembah Ngingrong merupakan 1 dari 13 Geosite Gunung Sewu Geopark Network di Gunung Kidul. Lahannya memiliki vegetasi yang cukup baik namun di beberapa titik lebih gersang dari yang lainnya. Lembah Ngingrong masuk ke daerah karst atau batuan gamping sehingga permukaannya tidak terlalu mulus. Kawasan Lembah Ngingrong terdiri dari lembah dan tebing-tebing terjal seluas 10 hektare dengan kedalaman 80 meter. Dengan lahan seluas itu, ada banyak macam kegiatan yang bisa dilakukan di Lembah Ngingrong. Yuk simak apa saja yang bisa dilakukan di Lembah Ngingrong.

1.      Flying fox

Hal pertama yang bisa sobat Genpi cobain saat ke Lembah Ngingrong adalah bermain flying fox. Meluncur di seutas tali sepanjang 135 meter dengan kedalaman 80 meter di atas lembah dan tebing adalah sensasi tersendiri memacu adrenalin. Sobat Genpi bisa mencoba berbagai gaya yang diinginkan saat melintasi lembah. Tinggal minta saja ke penjaga dan jika aman maka tinggal meluncur deh. Selama di atas pengunjung bisa melihat tebing-tebing curam yang indah. Untuk menaiki flying fox, pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp 45.000

2.      Caving / Susur Gua

Susur gua adalah olahraga alam yang penuh tantangan. Di Lembah Ngingrong setidaknya ada dua gua yang berada di bawah tebing terjal. Pertama ialah Goa Lengkep, goa horizontal sepanjang 200 meter. Jalurnya tergolong mudah dilalui karena horizontal. Yang berat adalah Goa Ngingrong. Jalur gua ini vertikal dan berakhir di telaga bawah tanah. Untuk mencicipi sensasi turun ke gua, pengujung hanya perlu merogok kocek merogok kocek sebesar Rp 200.000 / 4 orang dan segudang keberanian.

3.      Susur Telaga Bawah Tanah

Foto : Hendro Ary Wibowo

Saat sudah berhasil menaklukan Goa Ngingrong, pengunjung akan berakhir di telaga bawah tanah. Ya, ada telaga yang menyegarkan untuk kamu berenang-renang di bawah stalaktit gua. Pengunjung bebas nyebur ke telaga dengan tetap menuruti arahan pemandu. Susur telaga di Goa Ngingrong diharai Rp 1,5 juta / 3 orang termasuk fasilitas susur sungai, flying fox, makan minum dan antar jemput menggunakan ATV.

4.      Rock Climbing / Rappelling

Kawasan Lembah Ngringrong adalah tempat tebing-tebing batu bersebalahan. Bagi pecinta panjat tebing, Lembah Ngingrong punya banyak spot yang bisa dicoba.

5.      Santai di Destinasi Digital Pasar Nyingrong

Setelah mencoba olahraga alam yang menantang, tak ada salahnya bersantai sejenak di Pasar Nyingrong. Nuansa tradisional pondokan kayu yang sederhana menjadi penutup hari ditemani makanan khas desa. Pasar Nyingrong menyediakan kuliner seperti nasi tiwul, botok, gathot, sambel tawon, gudangan , pece, soto, kopi, dll. Pengunjung juga bisa bersantai sambil menunggu sunset atau sekedar mengangumi bentang alam.

Yuk tantang dirimu main olahraga alam di Lembah Ngingrong ! 

Artikel ini ditulis oleh Andrea Aurelia dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta pada program magang Genpinas 2020.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *