Senja di Kaimana, Hadiah dari Alam yang Tak Lekang oleh Waktu



Foto : Istimewa

Julukan Kota Senja sangat tepat diberikan untuk Kabupaten Kaimana. Pasalnya cahaya senja Kabupaten yang terletak di Provinsi Papua Barat ini, begitu berbeda dengan daerah lain. Senja di Kaimana bahkan sudah terkenal indah sejak dulu. Musisi lawas Indonesia, Alfian, sampai mempopulerkan lagu ciptaan Surni Warkiman berjudul Senja di Kaimana yang hits di era 60-an. Lagu tersebut seperti menjadi saksi bahwa keindahan senja yang ada di Kaimana tak lekang oleh waktu.

Hal tersebut pula yang menjadikan waktu senja di Kaimana sebagai potensi pariwisata yang unik, karena pengunjung rela menunggu hingga waktu senja tiba hanya untuk sekedar menikmati momen yang berlangsung tidak lama tersebut. Keindahan senja di Kaimana bahkan pernah diungkapkan oleh Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo ditemani istri tercinta Hj Iriana bersama beberapa pejabat negara saat berkunjung dan menikmati keindahan senja di Jembatan Jodoh Kaimana pada 27 Oktober 2019 lalu.

Dalam unggahannya di salah satu platform media sosial, Presiden Jokowi mengunggah momen kebersamaan di Kaimana waktu senja dengan menuliskan lirik lagu Senja di Kaimana sebagai keterangan foto. Unggahan tersebut sempat membuat lagu tersebut kembali dicari oleh publik, baik itu untuk sekedar bernostalgia ataupun penasaran.
Nama Kaimana dan keindahan waktu senjanya pun menjadi perbincangan hingga kini, di mana Kaimana dijuluki sebagai Kota Senja.

Foto : Istimewa

Potensi wisata di Kaimana sebenarnya bukan hanya momen senja karena ada begitu banyak destinasi wisata yang sayang jika tidak kunjungi. Kaimana dikenal juga dengan pesona wisata yang sangat menarik seperti kepulauan Triton, pasir berwarna merah mudah atau yang akrab dengan nama pasir pink, situs peninggalan sejarah burung garuda, lukisan dinding batu dan masih banyak lagi.

Saat diwawancarai , salah satu pemuda Kaimana Petrus Jimmy Rumlus S.ST mengatakan, Kaimana merupakan surga karena punya banyak tempat wisata yang begitu indah “Di Kaimana meski mempunyai banyak tempat wisata, namun masih sangat jarang dikunjungi oleh wisatawan mancanegara,” kata Jimbo sapaan akrab Petrus Jimmy Rumlus, pekan lalu. Meski masih butuh banyak sentuhan, termasuk edukasi dan sosialisasi kepada para pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan, tapi pesona Kaimana tetap tidak luntur. Jimbo yang juga merupakan Sekertaris Rumah Kreatif Kaimana melanjutkan, jika pengolahan tempat pariwisata bisa dimaksimalkan oleh pemerintah maka dapat menambah pemasukan daerah dan membuka peluang kerja bagi masyarakat Kaimana.

“Mari kita jaga alam negeri ini, agar bisa dinikmati oleh anak cucu dimasa mendatang. Cintai alam maka alam akan menjaga kita,” tegasnya.

Oleh : Sri Surya Elfatah Pertama, Kontributor Genpi.id



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *