Mengenal Slow Tourism: Menikmati Pariwisata Secara Lambat



Sumber gambar: sundaysforever.com

Hallo sobat genpi! Kali ini genpi akan menghadirkan tulisan menarik lagi nih mengenai slow tourism. Hah apa itu slow tourism? Emang selama ini pariwisata dikenal dengan fast tourism ya? Kok ada slow tourism segala. Wah pasti pada penasaran kan apa itu slow tourism. Mari kita simak tulisan berikut ini ya!!

Konsep mengenai slow tourism merupakan konsep baru dalam dunia pariwisata. Isitilah ini tidak bisa dilepaskan dari konsep pariwisata berkelanjutan atau sustainable tourism. Namun, jika dirunut ke belakang maka istilah slow tourism tidak bisa dilepaskan dari gerakan dari slow food dan slow city yang dimulai di Italia pada tahun 1980an dan 1990an. Lalu apa sih sebenarnya yang menjadi definisi mengenai slow tourism tersebut? Nah di sini terdapat pengertian mengenai beberapa ahli berdasarkan perspektifnya masing-masing.

Kalau diartikan secara bahasa maka slow tourism akan mengacu pada transportasi dan mobilitas. Dengan demikian makna slow tourism akan diartikan penggunaan kendaran dengan emisi karbon rendah. Nah tahukah kalian jika berlibur dengan menggunakan pesawat ternyata menyumbang emisi karbon yang cukup tinggi lho! Nah slow tourism dapat sedikit berperan nih untuk mengurangi polusi udara yang diakibatkan mobilitas pariwisata dan juga meyimpan sumber daya energi kita yang mulai menipis. Konsep slow tourism ini sangat berhubungan erat dengan upaya menjaga lingkungan ya sobat genpi!

Selain dari definisi tersebut, slow tourism juga mempunyai arti lain lho! Kali ini berasal dari sisi individu wisatawan. Hal ini berkaitan dengan motivasi wisatawan ya sobat genpi. Di sini pengartian kata slow atau lambat berbeda dari masing-masing indicidu. Oleh karena itu, ahli menyarankan untuk pemaknaan kata slow diserahkan kepada masing-masing individu. Namun, definisi secara umum menyebutkan jika slow tourism  merupakan perjalanan yang dilakukan secara lambat atau pelan dengan tujuan dan motivasi untuk menikmati perjalanan tersebut.

Wah gimana sudah mendapatkan pengetahuan baru kan mengenai slow tourism? Tentu ini akan menambah wawasan kalian dalam dunia pariwisata ya! Jika kalian masih pensaran simak terus website genpi karena kami masih akan mengulas lebih dalam lagi slow tourism.

Sumber:

Oh, Haemoon, Assaf, A. George, Baloglu, Seyhmus. 2014. “Motivations and Goals of Slow Tourism”. Journal of Travel Research, hlm. 1—15. 28.

Kontributor Herlambang Eka Persada, Universitas Gadjah Mada, Program internship Genpinas tahun 2020, Kelompok 11 Ekonomi Kreatif.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *