Mengenal lebih jauh Baju tradisional cantik dari betawi



Sumber foto : Febry Arianti

Berbicara tentang baju tradisional rasa nya banyak sekali baju khas suatu daerah yang siap memanjakan mata akan kecantikan nya disetiap jahitan baju tersebut. Seperti pakaian khas dari Nanggroe Aceh Darussalam yaitu ulee baling, pakaian adat Sumatra utara yaitu ulos, pakaian adat Sumatra selatan yaitu aesan gede, hingga pakaian adat DKI Jakarta (betawi)

Baju adat betawi dibagi menjadi beberapa bagian diantaranya adalah

Baju Sadariah yaitu baju ada khas daerah betawi yang biasa di kenakan oleh laki – laki, pakaian adat ini berupa baju koko berwarna putih yang dipadu padankan dengan celana batik kompren maupun celana kain polos yang berwarna netral seperti hitam, coklat dan putih. Tak lupa juga sarung yang didantung dileher serta peci sebagai penyempurna dari baju sadariah

Baju Sadariah ini merupakan hasil dari alkuturasi beragam budaya seperti peci dari Budaya Arab, Budaya Betawi hingga Budaya Eropa. Alkuturasi budaya ini lah melahirkan baju sadariah yang memiliki makna sebagai identitas dari lelaki betawi yang sopan, rendah hati, serta berwibawa.

Kebaya Encim atau kebaya kerancang merupakan pakaian daerah khas betawi yang dikenakan oleh para perempuan betawi. Kebaya ini merupakan kebaya yang digunakan oleh masyarakat cina yang ada di indonesia sejak zaman dahulu dan hanya digunakan oleh orang – orang berada, namun seiring dengan perkembangnya zaman kebaya encim ini mulai dipakai oleh masyarakat pribumi sehingga menjadi baju tradisional khas daerah betawi.

Kebaya ini juga merupakan hasil dari alkuturasi budaya diantarnya adalah budaya tionghoa, jawa dan arab. Hal ini dapat dilihat dengan motif bunga sarta motif burung phoenix yang berasal dari tinghoa. Kebaya encim ini biasanya dipadu padan kan dengan kain batik sebagai bawahannya dan tatanan rambut konde cepol serta sandal slop sebagai penyempurna nya.

Sumber foto : Feby arianti

Kemudian pakaian ada khas betawi yang paling terkenal adalah pangsi betawi yaitu pakaian yang dikenakan oleh para laki – laki betawi berupa koas putih yang dibalut dengan baju panjang polos berwarna netral dan senada dengan bagian celana yaitu celana bahan, serta tak lupa juga ikat pinggang khas daerah betawi serta peci. Baju adat ini dapat dilihat saat sedang berlangsung nya pancak silat maupun kegiatan sehari hari masyarakat betawi.

Ditulis oleh  Salsabill Fajriani Salim, Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadyah Uhamka.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *